Langit terlihat murung di cumbui asap tebal
Sepanjang jalan yang ada berselimut kerikil hangat
Seorang anak di sana..
Mengintip di balik reruntuhan
Sorot mata nya tajam gambarkan luka hati nya..
Palestina.
Palestina.
Ceritakan dendam yang ada..
Ketika mesin mesin penghancur hancurkan mimpi yang tersisa..
Teriak ibu di sana.
Meraung memanggil anaknya
Yang telah merengang nyawa..
Palestina.
Palestina.
Ceritakan dendam yang ada.
Ketika mesin mesin penghancur hancurkan tawa yang tersisa..
Adakah nurani yang tersisa di batas keras perang ini?
Mengapa cinta tak lagi berarti di sini
Palestina.
Palestina.
Nyinyir amis darah puaskan mereka
Tak ada lagi hati yang ada hanya iblis iblis berwajah manusia
Kapan kah usai derita dunia ini ??
Sepanjang jalan yang ada berselimut kerikil hangat
Seorang anak di sana..
Mengintip di balik reruntuhan
Sorot mata nya tajam gambarkan luka hati nya..
Palestina.
Palestina.
Ceritakan dendam yang ada..
Ketika mesin mesin penghancur hancurkan mimpi yang tersisa..
Teriak ibu di sana.
Meraung memanggil anaknya
Yang telah merengang nyawa..
Palestina.
Palestina.
Ceritakan dendam yang ada.
Ketika mesin mesin penghancur hancurkan tawa yang tersisa..
Adakah nurani yang tersisa di batas keras perang ini?
Mengapa cinta tak lagi berarti di sini
Palestina.
Palestina.
Nyinyir amis darah puaskan mereka
Tak ada lagi hati yang ada hanya iblis iblis berwajah manusia
Kapan kah usai derita dunia ini ??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar